:title | Kompetisi
Dapatkan Diskon hingga Rp 500.000!
Untuk pembelian makanan hewan
Daftar dengan temanmu sekarang!
Home / Kesehatan & Perawatan  / Mungkin Kucingmu Diam-diam Kesakitan! Kenali 7 Tanda Kucingmu Sakit

Mungkin Kucingmu Diam-diam Kesakitan! Kenali 7 Tanda Kucingmu Sakit

Apa yang kamu rasakan ketika sedang nggak enak badan? Itu pula yang dialami kucingmu hanya saja dia enggak bisa bicara mengungkapkan rasa sakitnya. Tapi, sebenarnya kucing kesayanganmu menunjukkan tanda-tandanya lho kalau dia sedang sakit atau menahan rasa sakit. Jangan sampai terlambat mengobati kucingmu. Yuk! Kenali tujuh tanda kalau kucingmu diam-diam sakit.

1. Masalah litter box

kucing 1

Shutterstock

 

Kalau kucingmu biasanya memakai litter box dengan sempurna, tapi sekarang tiba-tiba kotorannya tercecer, itu pertanda ada masalah. Beberapa penyakit bisa menyebabkan masalah litter box, yaitu penyakit ginjal, infeksi saluran kencing, dan batu ginjal. Masalah makin jelas kalau kamu sudah membersihkan litter box – kucing enggak mau memakai litter box kalau kotor – tapi kotorannya tetap tercecer di luar. Jangan tunda bawa kucingmu ke dokter (baca juga: Kesal Kucingmu Buang Air Sembarangan? Ini 5 Alasan Kucing Tak Mau Buang Air di Pasir Kucing)

 

 

2. Berat badan naik atau turun

kucing 2

Shutterstock

 

Kalau berat badannya turun atau naik tanpa penyebab yang jelas, kamu harus segera membawa kucingmu ke dokter. Tanda ini makin jelas kalau berat badannya naik atau turun secara drastis. Bisa jadi itu pertanda penyakit serius, misalnya kanker.

 

 

3. Darah dalam kotoran dan muntahan

kucing sakit 3

Shutterstock

 

Darah dalam urin bisa mengindikasikan masalah saluran kencing, terlebih kalau dibarengi dengan mengedan berlebihan dan bolak-balik ke litter box. Darah dalam feses bisa mengindikasikan penyakit ringan dan berat – infeksi parasit – atau masalah makanan yang enggak cocok untuk kucingmu. Darah dalam muntahan selalu mengindikasikan penyakit serius dan kamu harus segera membawanya ke dokter kalau kamu menemukannya.

 

 

4. Diare atau konstipasi

kucing sakit 4

Shutterstock

 

Diare yang dibiarkan kelamaan akan membuat kucingmu dehidrasi dan membahayakan nyawanya. Kondisi ini bisa disebabkan oleh susu berlaktosa, infeksi bakteri, virus dan parasit. Kebalikan dengan diare, konstipasi membuat feses kucing keras, kecil-kecil dan susah keluar. Kondisi ini bisa disebabkan sumbatan gumpalan bulu kucing (hairballs) pada saluran pencernaan. Kalau kucingmu mengalami dua kondisi di atas terus menerus, maka kucingmu membutuhkan penanganan dokter segera. (Baca juga: Selamatkan Nyawa Kucingmu! Ini 6 Hal yang Wajib Kamu Tahu)

 

 

5. Perubahan nafsu makan dan minum

kucing sakit 4

Shutterstock

 

Kucingmu enggak mau makan akhir-akhir ini? Hati-hati perilaku itu bisa berarti kucingmu lagi merasa kesakitan. Nafsu minum air yang tiba-tiba meningkat, terutama dibarengi oleh peningkatan frekuensi kencing mengindikasikan penyakit seperti diabetes, penyakit ginjal atau hipertiroid.

 

 

6. Muntah berkali-kali

kucing sakit 5

Shutterstock

 

Kalau kucingmu memuntahkan gumpalan bulu, itu normal. Tapi kalau kucingmu muntah darah atau muntah berkali-kali dalam sehari, bawalah ke dokter segera (baca juga: Tanaman di Rumahmu Bisa Bikin Kucingmu Muntah Lho! Kenali 5 Penyebab Umum Kucing Muntah dan Solusinya)

 

7. Perilaku berubah

kucing sakit 7

Flickr

 

Kalau kucingmu yang biasanya suka bermain di luar, tapi tiba-tiba ia bersembunyi di dalam rumah, bisa jadi kucingmu sedang sakit. Kucing yang tiba-tiba agresif, terutama saat disentuh, juga bisa berarti sedang sakit di area yang kamu sentuh. Coba lebih seksama perhatikan perilaku kucingmu. Dari perubahan perilakunya, kamu bisa segera menangani masalah kucingmu.

 

 

putri@petlogue.com

auto generated user

Review overview
Article di "Kesehatan & Perawatan"

Mata kucingmu merah, bengkak, dan ia kerap menggaruk-garuk matanya? Jangan biarkan kucing tersiksa terlalu lama karena penyakit matanya. Terlambat mengobati bisa berisiko kebutaan permanen loh! Ini lima penyakit mata yang umum menjangkit kucing.

Anjing kesayanganmu bersin? Atau ada anjing lain yang bersin di dekat anjingmu? Hati-hati, hanya dengan bersin sebuah penyakit bisa langsung menginfeksi loh! Beberapa penyakit anjing bisa sangat menular dan berbahaya jika terlambat penanganan. Penyakit apa sajakah itu? Simak lima penyakit anjing yang paling menular.

Umumnya penyakit kucing yang menular hanya ditularkan pada sesama kucing dan kebanyakan penyakit menular manusia hanya ditularkan antar manusia. Tapi, ternyata kita sebagai pemilik kucing juga harus berhati-hati dengan penyakit yang ditularkan dari kucing ke manusia – dan sebaliknya. Penyakit apa sajakah itu?

Memberikan makanan berkualitas baik, menjaganya tetap di dalam rumah, dan rutin mengajaknya bermain adalah tiga hal yang perlu pemilik kucing lakukan kalau ingin kucingnya berusia panjang. Selain itu, penting juga kita berhati-hati dengan penyakit yang diam-diam bisa membunuh kucing kita. Dengan mengetahunya, kita bisa tahu apa tanda-tanda klinis yang perlu

Seperti manusia, anjing dan kucing juga bisa mengalami sensasi pusing hebat dan kehilangan keseimbangan yang kerap disebabkan karena sindrom vestibular – bagian otak yang berperan dalam keseimbangan dan koordinasi tubuh. Sensasi tersebut seperti sensasi vertigo pada manusia. Kalau anjing atau kucing kerap berguling dan tersandung tanpa sebab, kita perlu curiga

Pemilik anjing pasti panik jika menemukan anjing kesayangannya muntah dan yang jelas ingin tahu apa penyebabnya. Sebenarnya enggak semua kejadian muntah pada anjing berkaitan dengan kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan, tapi ada gejala-gejala lain yang mengiringi muntah perlu dikhawatirkan. Nah, berikut informasi seputar muntah pada anjing yang wajib kita tahu.

Apakah anjingmu suka mengejar buntutnya sendiri? Jika berlebihan, bisa jadi perilakunya menandakan anjingmu mengidap kelainan psikologis OCD/Obsessive Compulsive Behaviour atau perilaku obsesif berulang. Ya, OCD enggak hanya bisa terjadi pada manusia, tapi juga pada anjing. OCD pada anjing umumnya dipicu oleh stres dan kalau dibiarkan seiring waktu akan memburuk hingga

Kucing memang hewan yang imut dan menggemaskan. Tapi, jangan remehkan gigitan dan cakaran kucing karena bisa menyebabkan infeksi yang ditandai dengan bengkak dan demam. Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, infeksi ini bisa membahayakan nyawa mereka. Apa penyebab bengkak dan demam setelah digigit atau dicakar kucing? Ini fakta seputar penyakit

Anjing yang normal memang punya aroma tubuh dan nafas yang khas. Aroma anjing terkadang juga enggak sedap yang disebabkan karena ia bermain di luar dan terkena sesuatu yang bau, misalnya kotoran hewan lain, sampah dan sebagainya. Mandi akan menghilangkan bau tersebut. Aroma enggak sedap pada anjing dikatakan enggak normal jika

Anjing kesayangan memang lucu dan menyenangkan, tapi akui saja ada kalanya nafasnya bau enggak sedap, kan? Nafas bau enggak sedap pertanda rongga mulutnya perlu dibersihkan atau ada masalah dengan gusinya. Masalah pada rongga mulut bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius loh! Mulai dari gigi tanggal hingga kerusakan organ. Oleh