:title | Kompetisi
Dapatkan Diskon hingga Rp 500.000!
Untuk pembelian makanan hewan
Daftar dengan temanmu sekarang!
Home / Kesehatan & Perawatan  / Kucingmu Menghilang? Bisa Jadi Ia Sedang Sekarat! Ini 6 Tanda-tandanya

Kucingmu Menghilang? Bisa Jadi Ia Sedang Sekarat! Ini 6 Tanda-tandanya

Enggak ada pencinta kucing yang mau ditinggal mati oleh kucing kesayangannya, apa lagi secara tiba-tiba. Malah sering kali kucing yang sekarat pergi menghilang dari rumah majikannya untuk mencari tempat meregang nyawa yang tersembunyi. Pernah mengalaminya? Kematian memang enggak terhindarkan, tapi dengan mengetahui enam pertanda kucing sekarat, kamu bisa memaksimalkan waktu yang tersisa untuk menikmatinya bersama sebelum ia pergi selamanya.
tanda-tanda kucing sekarat

 

 

1. Perubahan kepribadian

kucing menjadi pendiam

Shutterstock

 

Apakah kucingmu tipikal aktif dan ceria lalu tiba-tiba jadi berubah pendiam dan enggak suka disentuh? Mungkin dia merasa kesakitan. Kucing yang sekarat biasanya akan mengalami perubahan perilaku. Ada pula kucing yang biasanya enggak terlalu butuh perhatian pemiliknya, kemudian berubah jadi sangat manja dengan pemiliknya karena tahu kematian akan segera menjemputnya.

 

 

2. Enggak mau makan

kucing enggak mau makan

Shutterstock

 

Kucing yang sedang sekarat atau amat kesakitan biasanya menolak makan dan minum mekipun kamu memancingnya dengan makanan kesukaannya. Kalau kucingmu melewatkan dua waktu makannya secara berurutan, sebaiknya kamu segera membawanya ke dokter hewan untuk memastikan penyebab dan penanganan.

 

 

3. Bersembunyi

kucing bersembunyi

Shutterstock

 

Kucingmu belum pulang ke rumah sudah seharian? Bisa jadi ia sedang di tempat persembunyian. Di alam liar keadaan sekarat adalah keadaan paling rentan buat kucing. Dalam kondisi ini dia bisa saja diserang oleh pemangsa. Oleh karena itu, kucing yang sedang sekarat cenderung mencari tempat untuk bersembunyi – misalnya, kolong tempat tidur, gudang, di balik lemari atau tempat persembunyian lain di luar rumah – untuk menghabiskan sisa hidupnya dalam damai.

 

 

4. Perubahan penampilan

kucing berbulu kotor

Shutterstock

 

Lantaran sudah sekarat, kucing enggak punya cukup energi untuk meng-grooming dirinya sendiri seperti biasanya. Oleh karena itu, bulunya mungkin akan terlihat kusam atau lebih banyak yang rontok dari biasanya.

 

 

5. Terengah-engah

kucing terengah-engah

Shutterstock

 

Beberapa hewan, termasuk kucing, mengalami nafas yang terengah-engah dan suara bengek jelang kematiannya. Lidah kucing akan keluar menggantung.

 

 

6. Kejang

kucing kejang

Shutterstock

 

Salah satu tanda yang diperlihatkan kucing yang sedang sekarat adalah kejang. Kucing akan meraung dan melengkungkan badannya ke belakang membuat pemandangan iba bagi para pemiliknya. Jangan panik! Sediakan tempat yang nyaman dan siapkan dirimu untuk merelakan sahabat berbulumu pergi dalam beberapa jam.

 

 

Data medis di-review oleh drh. Nanda Rizki Ariani

 

putri@petlogue.com

auto generated user

Review overview
Article di "Kesehatan & Perawatan"

Kucing sakit enggak cuma mengkhawatirkan, tapi juga bikin panik. Saking paniknya, mungkin kamu jadi asal mengambil obat apa pun yang ada di lemari obatmu. Padahal tidak semua obat manusia bisa diberikan pada kucing. Beberapa kandungan obat manusia justru mematikan, salah satunya parasetamol. Simak penjelasan bahayanya sebelum kamu menyesal!

FLUTD adalah kelainan saluran kencing yang paling umum pada kucing rumahan dan menjadi kekhawatiran utama para pemilik kucing. Jangan sepelekan gangguan ini karena merupakan masalah serius yang dapat menyebabkan kematian pada kucingmu. Kenali apa itu FLUTD, penyebabnya, dan gejalanya.

Kucing memang makhluk yang luar biasa. Enggak cuma bikin kamu bahagia dengan tingkah gemasnya, tapi juga membawa manfaat kesehatan. Yup, kucing telah terbukti dapat mencegah penyakit asma pada bayi. Loh, bukannya kucing itu justru pembawa penyakit asma? Nah, sebelum berasumsi buruk terhadap si meong, yuk baca dulu fakta selengkapnya mengenai

Anjingmu selalu kaget saat petir menyambar? Atau merintih jika kamu mulai menyalakan vacuum cleaner-mu? Banyak orang menyepelekan hal ini karena orang-orang mengira itu adalah sifat alamiah anjing yang sensitif pada bebunyian. Namun, anjingmu mungkin menderita fobia suara. Pelajari lebih jauh apakah anjingmu memiliki fobia suara dan bagaimana cara mengatasinya.

Kamu pencinta kucing yang sedang hamil? Atau kamu punya bayi dan berencana untuk memelihara kucing? Pasti banyak sekali pertanyaan mengenai fakta bayi dan kucing yang menghantui pikiranmu. Memang banyak sekali mitos-mitos seputar bayi dan kucing di luar sana. Kamu tidak bisa asal percaya atau menyepelekannya. Tenang saja, kekhawatiranmu akan terjawab

Terkadang kamu terlalu sibuk dan berpikir kalau selama kamu menjaga kebersihan kucingmu, tugasmu sudah selesai. Namun memperhatikan kondisi di sekeliling kucing kita juga penting. Mungkin akan terasa sulit untuk terus-menerus mengganti atau memperbaiki barang-barang kucing, tapi itu penting dan merupakan kewajibanmu sebagai tuannya. Barang lama, kadaluarsa, dan rusak dapat berdampak

Kutu pada anjing peliharaan mungkin adalah salah satu masalah paling menjengkelkan. Parasit menyebalkan ini tidak hanya akan menyerang anjingmu, tapi juga kamu! Lho, memangnya kutu anjing bisa menular ke manusia? Simak penjelasan pentingnya agar kamu bisa lebih waspada.

Sama seperti anak manusia, anak kucing juga perlu disapih. Menyapih adalah proses membiasakan anak kucing untuk berhenti minum susu induknya dan beralih ke makanan padat. Proses penyapihan memang penting agar anak kucing bisa mandiri. Berapa usia yang tepat untuk anak kucing mulai disapih, dan apa akibatnya jika mereka terlalu cepat

Tentu akan sangat menyenangkan bila melihat si meong kesayangan selalu sehat dan ceria. Tetapi masalah kemudian muncul, saat kucing yang ingin kita obati justru meronta, mencakar dan menggigit ketika akan diberi obat. Wajar sih, karena kucing memiliki indra penciuman yang tajam dan bisa mencium sumber makanan yang kita berikan. Sementara

Pernah enggak memperhatikan kalau kucing itu keliatan sering sekali tidur? Jangan heran karena memang kucing punya kebiasaan tidur yang berbeda dari kebanyakan hewan lain. Bahkan rata-rata kucing butuh tidur selama 18 jam sehari, lho! Berikut ini beberapa alasan kenapa kucing butuh waktu tidur yang lama.