:title | Kompetisi
Dapatkan Diskon hingga Rp 500.000!
Untuk pembelian makanan hewan
Daftar dengan temanmu sekarang!
Home / Kesehatan & Perawatan  / Cuka di Dapurmu Bisa Hilangkan Bau Kotoran Kucing Loh! Begini Supaya Litter Box Enggak Bau!

Cuka di Dapurmu Bisa Hilangkan Bau Kotoran Kucing Loh! Begini Supaya Litter Box Enggak Bau!

Bau kotoran kucing memang mengganggu seisi rumah. Meskipun litter box sudah dibersihkan, terkadang masih saja bau kotoran kucingmu menyebar. Bagaimana cara mengatasinya? Coba lakukan lima tips mengatasi bau tak sedap litter box.
Litter box

 

 

1. Buang kotoran secara konsisten

kotoran kucing

Shutterstock

 

Tentu saja cara pertama yang harus kita lakukan adalah rajin membuang kotoran kucing dari litter box. Memang sih malas kan ya kalau setiap hari harus dua sampai tiga kali membuangnya. Tapi, ini masalah konsistensi saja. Satu kali sehari untuk membuang kotoran dari litter box sudah cukup kok, asalkan konsisten supaya kotoran tak menumpuk dan meninggalkan bau yang menyebar. Gunakan sekop untuk memindahkan kotoran kucing ke dalam plastik (kalau bisa yang biodegradable). Ikat plastik yang rapat dan buang ke tempat sampah.

 

 

2. Ganti pasir

pasir kucing

Shutterstock

 

Masalah litter box yang bau kerap terjadi karena pasirnya sangat jarang diganti. Meskipun kita menggunakan pasir yang menggumpal berkualitas baik dan membuang kotoran setiap hari, tapi tetap masih ada partikel penyebab bau yang tertinggal di litter box. Jika kita menggunakan pasir menggumpal, setidaknya sebulan sekali seluruh pasir harus diganti dengan yang baru. Jika kita menggunakan pasir yang tak menggumpal, setidaknya seminggu sekali seluruh pasir harus diganti dengan yang baru. Nah, sewaktu mengganti pasir lama dengan yang baru, pastikan kita juga mencuci bersih litter box dengan air hangat bersabun, jemur hingga benar-benar kering, kemudian isi kembali litter box dengan pasir yang baru.

 

 

3. Gunakan beberapa litter box

anak kucing

Shutterstock

 

Kalau kamu punya lebih dari satu ekor kucing di rumah, jangan pelit untuk menyediakan lebih banyak litter box. Memaksakan tiga kucing menggunakan 1 litter box tentu menyebabkan masalah bau. Para pakar menyarankan agar para pemilik kucing menyediakan 1 litter box untuk 1 kucing, dan sediakan 1 cadangan. Jadi, kalau kita punya dua kucing, setidaknya kita menyediakan 3 litter box. Intinya, sediakan litter box yang cukup supaya kotoran tak menumpuk melebihi kapasitas yang pada akhirnya menyebabkan bau tak sedap.

 

 

4. Letakan litter box di ruang dengan ventilasi baik

kucing di litter box

Shutterstock

 

Ventilasi baik sudah pasti mengurangi bau tak sedap di dalam rumahmu. Letakan litter box di ruangan dengan ventilasi baik, kalau perlu dekat dengan jendela terbuka atau pintu.

 

 

5. Gunakan produk penghilang bau

baking soda dan cuka

Shutterstock

 

Bau bisa saja masih menempel pada litter box meskipun kita sudah cukup rajin membersihkannya. Ada kalanya kita perlu menggunakan produk penghilang bau. Pilihlah produk yang aman untuk kucing kita atau risikonya justru kucing enggak mau lagi menggunakan litter boxnya dan buang air sembarangan. Kita bisa membuat sendiri penghilang bau dengan bahan alami yang ada di rumah. Selain hemat, juga lebih aman. Campurkan satu sendok makan cuka dengan dua sendok makan air, lalu masukkan ke dalam botol sprayer. Semprotkan di atas litter box dan di atas lapisan pasir. Aroma cuka mungkin agak tajam, tapi akan hilang dalam waktu beberapa menit. Cuka membantu menghilangkan bau tak sedap dengan membasmi bakteri penyebab bau. Tak ada cuka, baking soda pun jadi. Taburkan sejumput baking soda di dasar litter box sebelum menuangkan pasir bersih. Baking soda berguna untuk menyerap bau dan urin, terlebih kalau kita enggak memakai pasir gumpal (clumping sand).

 

 

putri@petlogue.com

auto generated user

Review overview
Article di "Kesehatan & Perawatan"

Mata kucingmu merah, bengkak, dan ia kerap menggaruk-garuk matanya? Jangan biarkan kucing tersiksa terlalu lama karena penyakit matanya. Terlambat mengobati bisa berisiko kebutaan permanen loh! Ini lima penyakit mata yang umum menjangkit kucing.

Anjing kesayanganmu bersin? Atau ada anjing lain yang bersin di dekat anjingmu? Hati-hati, hanya dengan bersin sebuah penyakit bisa langsung menginfeksi loh! Beberapa penyakit anjing bisa sangat menular dan berbahaya jika terlambat penanganan. Penyakit apa sajakah itu? Simak lima penyakit anjing yang paling menular.

Umumnya penyakit kucing yang menular hanya ditularkan pada sesama kucing dan kebanyakan penyakit menular manusia hanya ditularkan antar manusia. Tapi, ternyata kita sebagai pemilik kucing juga harus berhati-hati dengan penyakit yang ditularkan dari kucing ke manusia – dan sebaliknya. Penyakit apa sajakah itu?

Memberikan makanan berkualitas baik, menjaganya tetap di dalam rumah, dan rutin mengajaknya bermain adalah tiga hal yang perlu pemilik kucing lakukan kalau ingin kucingnya berusia panjang. Selain itu, penting juga kita berhati-hati dengan penyakit yang diam-diam bisa membunuh kucing kita. Dengan mengetahunya, kita bisa tahu apa tanda-tanda klinis yang perlu

Seperti manusia, anjing dan kucing juga bisa mengalami sensasi pusing hebat dan kehilangan keseimbangan yang kerap disebabkan karena sindrom vestibular – bagian otak yang berperan dalam keseimbangan dan koordinasi tubuh. Sensasi tersebut seperti sensasi vertigo pada manusia. Kalau anjing atau kucing kerap berguling dan tersandung tanpa sebab, kita perlu curiga

Pemilik anjing pasti panik jika menemukan anjing kesayangannya muntah dan yang jelas ingin tahu apa penyebabnya. Sebenarnya enggak semua kejadian muntah pada anjing berkaitan dengan kondisi kesehatan yang mengkhawatirkan, tapi ada gejala-gejala lain yang mengiringi muntah perlu dikhawatirkan. Nah, berikut informasi seputar muntah pada anjing yang wajib kita tahu.

Apakah anjingmu suka mengejar buntutnya sendiri? Jika berlebihan, bisa jadi perilakunya menandakan anjingmu mengidap kelainan psikologis OCD/Obsessive Compulsive Behaviour atau perilaku obsesif berulang. Ya, OCD enggak hanya bisa terjadi pada manusia, tapi juga pada anjing. OCD pada anjing umumnya dipicu oleh stres dan kalau dibiarkan seiring waktu akan memburuk hingga

Kucing memang hewan yang imut dan menggemaskan. Tapi, jangan remehkan gigitan dan cakaran kucing karena bisa menyebabkan infeksi yang ditandai dengan bengkak dan demam. Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, infeksi ini bisa membahayakan nyawa mereka. Apa penyebab bengkak dan demam setelah digigit atau dicakar kucing? Ini fakta seputar penyakit

Anjing yang normal memang punya aroma tubuh dan nafas yang khas. Aroma anjing terkadang juga enggak sedap yang disebabkan karena ia bermain di luar dan terkena sesuatu yang bau, misalnya kotoran hewan lain, sampah dan sebagainya. Mandi akan menghilangkan bau tersebut. Aroma enggak sedap pada anjing dikatakan enggak normal jika

Anjing kesayangan memang lucu dan menyenangkan, tapi akui saja ada kalanya nafasnya bau enggak sedap, kan? Nafas bau enggak sedap pertanda rongga mulutnya perlu dibersihkan atau ada masalah dengan gusinya. Masalah pada rongga mulut bisa menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius loh! Mulai dari gigi tanggal hingga kerusakan organ. Oleh